Selasa, 23 Oktober 2012

Ini Kupat Coy

Pernah gak sih lo makan kupat ? sering pasti yee. apalagi kalo lagi lebaranan aduh beh itu pasti jadi salah satu hal wajib yang harus masuk kedalam perut lo. Nah buat yang gak tau kupat, kupat itu adalah sebuah makanan yang dibungkus pake anyaman bambu dan diisi pake beras, terus dikukus deh sob. Jadi deh kupat yang pulen hahaha *mendadak laperrr.

Entah kenapa kali ini gua pengen ngebahas kupat, tapi banyak sisi lain yang bisa dikupas dari sebuah kupat yang biasa lu makan itu cooooyyyy !!

1. Kupat yang belum dikupas itu adalah sebuah misteri

Lu gapernah tau itu isi kupat sebelum lu kupas kan ?? emang sih kupat yang mainstream itu isinya nasi padet gitu, tapi berhati-hatilah dalam memilih kupat coy, siapa tau dalemnya busuk atau nasinya kelembekan, emangnya kalo kelembekan enak dimakan surr ?? kagak kan hahaha.

sama ajasih kayak milih temen atau yang lebih krusial lagi adalah milih pasangan hidup sob. salah2 lu milih temen dan pacar. hiduplu bakal sedikit rusak coyy dan kalo lu orang yang terlalu serius, hal ini dapat menyebabkan kerusakan kronis pada otak kanan dan kiri lu. bisa2 lu galau sambil kayang setiap hari coy. nggak banget lah pokonya sur. hehe

2. Berhati-hatilah dalam memilih kupat

haha ini nih, kesalahan dalam memilih kupat dapat mengakibatkan selera makan berkurang. nah maka dari itu banyak orang berteori bahwasannya "cek kekerasan kupat dulu sebelum anda kupas" dan gua adalah salah satu penguji yg sudah pernah mengujinya secara empiris. Biasanya gua suka pencet2 dulu tuh kupat biar tau apakah si kupat yang akan secara sukarela masuk kedalam perut gua ini layak telan. Dan setelah dipencet-pencet biasanya gua suka nyium baunya dulu, kalo baunya rada2 sangit gitu berarti tuh kupat ada sesuatu yang salah didalamnya dan biasanya sih gua gajadi makan tuh kupat. simple kan ?

tapi tips memencet-mencet tadi gabisa dipake pas lu lagi mendalami calon pacar lu sob haha, terlalu dini untuk main pencet-pencetan :D. maksud dari pencet-pencet tadi adalah periksa dulu sebelum dimakan, sama aja kayak mau cari calon pacar, jangan langsung klepek-klepek pas dia lagi ngegombal atau pas dia lagi main gitar sambil bawain lagu kesukaan lo. Dalami dulu sifatnya sob, karena dibalik pencitraan dia tadi, terselip sebuah sifat aslinya dia yang belum lu pahami. Maksud dari mendalami tadi sih simple, biar lo gak nyesel dikemudian hari. Jangan sampe pas lu udah pacaran tercetus kata dari bibir lo "kok, beda yah sama waktu PDKT dulu" atau ada komentar dari mulut lu mengenai temen lama lu "idih, nih orang ko diem2 busuk ya"


3. Berdoalah sebelum makan kupat

kalian boleh makan kupat sepuasnya setelah melakukan tes kelayakan pada kupat tadi, tapi inget sob ada sebuah ritual yang harus lu lakukan yaitu DOA sob !! jangan lupa bersyukur kepada tuhan yang telah memberikan kita nikmat iman dan nikmat sehat sehingga kita dapat mengunyah kupat yang pulen bin padet pada hari yang cerah ini.

sama deh coy kayak makan kupat, setelah anda mendalami dan memutuskan untuk jadian, sebaiknya anda berdoa dulu semoga orang yang anda pilih ini adalah orang yang terbaik buat kalian sob hahaha. syukur-syukur kalo emang orang itu tepat dan sesuai dengan kriteria kita, hubungannya bisa dijaga nih sampe pelaminan dan bisa main pencet-pencetan secara legal dan dihalalkan oleh agama :D

yaudeh, segini ajasih pengetahuan gua tentang kupat. semoga bisa dijadiin sesuatu deh bagi yang ngebaca blog gue hahaha. Intinya sih "berhati-hatilah dalam memilih kupat, karena dunia ini dipenuhi oleh kupat-kupat busuk". SALAM KUPAT !!













   

Minggu, 16 September 2012

Awal Langkah Baru

Alhamdulillah, sudah sampai titik ini saya melangkah. Satu titik yang mungkin di impikan oleh banyak orang, yaitu menjadi mahasiswa. Rasa senang memadati hati saya, ketika menapaki kaki untuk pertama kali di kota ini. Di kota tempat saya akan menuntut ilmu selama empat tahun kedepan. 

Purwokerto, kota yang menjadi cikal bakal nama belakang saya. Ibu saya pernah menjelaskan kenapa nama belakang saya satria, ternyata karena julukan kota purwokerto adalah kota satria. Di kota inilah kedua orang tuaku bertemu dan saling jatuh cinta. sehingga orang tuaku memberi nama kepadaku Hanifan Satria. Hanifan yang artinya orang yang selalu berada di jalan yang lurus, sedangkan satria berarti pejuang. Nama satria diberika kepadaku juga karena kedua orang tuaku bertemu di purwokerto. kota satria.

Saya di Purwokerto melanjutkan study di salah satu universitas negeri di Purwokerto yaitu Universitas Negeri Jenderal Soedirman atau yang biasa dikenal dengan UNSOED. Sebenarnya UNSOED ini adalah pilihan universitas kedua pada saat ujian SNMPTN tulis. Tapi saya merasa sangat terselamatkan dengan diterimanya saya di UNSOED ini karena pilihan pertama yang saya pilih hanya mengikuti ego saya saja ingin kuliah di salah satu universitas terbaik di Indonesia itu, namun jurusan yang saya pilih pun jurusan yang menurut saya tidak terlalu sesuai dengan bakat dan minat saya, juga kurang mendukung untuk saya yang punya cita-cita ingin jadi journalist. sedangkan pilihan kedua saya adalah ilmu komunikasi yang memang sangat mendukung cita-cita saya.

Sesampainya di purwokerto saya langsung menuju ke kosan, tempat dimana akan saya tinggal untuk sementara di kota ini. Setelah bersih-bersih kamar dibantu kedua orang tuaku dan dua adikku, akhirnya mereka pergi meninggalkan saya disini. Ada rasa sedih menghinggapi ketika mereka pergi meninggalka saya sendiri. Wajar, karena saya terbiasa hidup dengan mereka. Tapi saya berfikir buat apa bersedih toh semua proses ini akan menjadikan saya menjadi orang yang lebih mandiri dan lebih dewasa. 

Minggu pertama di purwokerto saya habiskan dengan mencari teman sebanyak mungkin. Karena saya disini tidak memiliki saudara sama sekali. Mungin saja suatu saat nanti akan ada teman yang akan saya anggap lebih dari saudara. Teman-teman saya disini cukup menyenangkan, mereka ramah dan mau bergaul dengan orang-orang baru. mungkin benar kata orang--orang asing mengenai penduduk Indonesia yang terbuka itu. 

Minggu kedua, aktivitas saya pun dimulai. Ospek, hal yang mungkin dibenci oleh para Maba. Hari dimana kita sebagai para Maba diberi tugas yang cukup njelimet oleh para senior. dari serangkaian kegiatan ospek yang dilaksanakan. Ospek fakultas lah yang menurut saya paling berkesan di hati saya. Saya dua kali masuk ruang eksekusi karena terlambat datang ke kampus. Di dalam ruang eksekusi itu saya ditanyai beberapa hal, mengenai potensi diri saya dan mengapa saya memiliki minat masuk di Kampus FISIP Unsoed. dan hukuman yang diberikan pun lumayan berat. menuliskan tentang apa yang didapatkan dari ospek sebanyak dua halaman kertas folio full. Rasanya lebih cape daripada bikin postingan di blog haha. Selama ospek fakultas ini hal yang paling menarik perhatian saya adalah sekumpulan senior berpakaian aneh, ber-legging warna-warni dll mereka adalah grup ludruk yang bernama UKT 48. Entah kenapa namanya UKT 48, mungkin karena isu UKT atau Uang Kuliah Tunggal sedang ramai berhembus di lingkungan kampus saya. Para pemain ludruk ini beraksi dengan sangat lucunya, namun dibalik kelucuannya itu mereka menyampaikan sebuah pesan yang sangat bermakna. Mereka memainkan lakon seorang raja yang selalu meminta upeti kepada warganya dan karena bersatunya para rakyat, akhirnya mereka dapat menurukan sang raja.

Minggu ketiga akhirnya tiba, minggu pertama saya melangsungkan kuliah perdana. ketika duduk pertama kali ada rasa bangga di hati saya. Ahhh akhirnya saya kuliah, saya masih tidak bisa membayangkan, perasaan baru kemarin saya berangkat pertama kali ke SMA, dan ternyata saya sekarang sudah menjadi seorang mahasiswa. Sebuah langkah terakhir menuju dunia kerja, sebuah batu loncatan untuk memulai karir saya nanti. semoga dari sini, dari Universitas Jendral Soedirman. semua apa yang saya cita-citakan dapat saya raih. Amin