Byurrrr, berenang aku mengitari baskom yang menampungku untuk sementara. Airnya jernih tak sekeruh gelas kaca yang sudah satu minggu ini menjadi rumahku. Aku suntuk dengan botol kaca itu, gerakku terbatas di situ-situ saja. Seandainya aku boleh demo sama pemilikku, aku ingin sekali dipindahkan ke akuarium 30X15 cm. Biar lega.
Oh iya maaf sebelumnya, namaku Kancup. Nama ini diberikan sama mas deri pemilik ku yang secara resmi membeliku dari kang sono sang juragan cupang. Aku sendiri bingung apa filosofi dari nama “Kancup”, namanya jelek banget. Kalo aku boleh milih, namaku seharusnya statham atau jet li, karena kemampuan tempurku gak kalah cantik sama mereka. Perlu kalian tahu, ditangan kang sono aku telah mengikuti Training Camp selama 3 bulan dan menjajal spesies cupang internasional, satu dari Amsterdam, dua dari London dan satu dari Nashville.
Tapi ditangan mas Deri, aku hanya dijadikan cupang cupu yang dikasih makan encu. Tidak ada training camp apalagi uji coba internasional. Sungguh bosan bekerjasama dengan mas Deri ini. Aku udah gak sabar mau nyupang lawan-lawanku. Kalau saja ada satu cupang yang nyebur ke baskom ini, sudah ku robek-robek siripnya.
Kebosanan pun harus berlanjut lagi. Mas deri ngejaring aku dan nyelupin aku kedalam botol kaca. “MAS, AKU INI CUPANG BUKAN JIN BOTOL”. Ingin rasanya ku menggerutu sama mas Deri kalau bisa.
Setelah itu, mas deri memegang rumah botolku dan memindahkannya disudut lemari. Dituangkannya rombongan encu kedalam botol. Asal kamu tahu mas, aku ini cupang generasi modern. Gak doyan lagi sama encu, aku butuh cacing beku yang kandungan gizinya lebih baik dan menunjang karirku sebagai cupang adu. Karena aku gengsi makan encu didepan mas Deri, kutunggu perginya mas deri baru ku makan encu got tak bergizi itu.
Hari ini, hari yang ditunggu-tunggu tiba. Mas deri mengeluarkan aku dari botol kaca sempit sialan itu lalu dipindahkan aku ke baskom. Aku melihat mas Deri memegang kayu yang ujungnya dililit dengan karet gelang. Perlengkapan yang biasanya digunakan oleh trainer cupang profesional. Sudah saatnya aku bersiap, aku harus menunjukkan performa terbaik ku. Training Camp ala Mas Deri, DIMULAI !!!
*ceritanya bersambung broh*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar