Rabu, 12 Maret 2014

Tugas 1 Tekhnologi Komunikasi



A.    Definisi Teknologi Komunikasi
Sebelum memilah definisi teknologi komunikasi, kita pahami terlebih dahulu pengertian dari kata – perkatanya yang terdiri dari ‘teknologi’ dan ‘komunikasi’.
Teknologi merupakan sebuah seperangkat untuk membantu aktivitas kita dan dapat mengurangi ketidakpastian yang disebabkan oleh hubungan sebab akibat yang melingkupi dalam mencapai suatu tujuan ( Roger, 1983).
Komunikasi adalah proses penyampaian dan penerimaan pesan di antara dua orang atau kelompok kecil, dengan efek dan feed back langsung.
Jadi menurut dua pengertian diatas, dapat kita simpulkan bahwa pengertian Teknologi Komunikasi adalah sebagai perlengkapan hardware, struktur organisasi, dan nilai – nilai sosial dimana individu – individu mengumpulkan, memproses, dan tukar – menukar informasi dengan individu – individu lain. (Roger, 1986).
Perlengkapan hardware, misalnya komputer, handphone, dan perangkat keras lainnya yang menggantikan peralatan komunikasi yang ada sebelumnya.
pada intinya,,teknologi komunikasi merupakan suatu sarana yang dikembangkan dalam proses menuju komunikasi yang efektif (berhasil) seiring dengan semakin berkembangnya peradaban kehidupan manusia.
B.     Unsur-unsur Teknologi Komunikasi
1.      Informasi dapat berupa tulisan,suara,music,gambar,dan data yang memiliki spectrum frekuensi dan bentuk-bentuk yang berbeda
2.      Alat yang digunakan untuk meneruskan informasi, dengan media transmisi dan system modulasi
3.      Dengan cara yang sesuai,bentuk akhir (informasi yang diterima) harus serupa mungkin dengan bentuk awal (informasi yang dikirimkan) dan dalam batas-batas distorsi yang ditolerir
4.      Dalam jumlah maupun kecepatan yang semakin meningkat melalui jarak yang semakin jauh dengan biaya yang seekonomis mungkin.

C.    Era evolusi komunikasi pada manusia (Rodgers 1986)
Everett M Rogers (1986:26) mencatat ada empat fase perkembangan komunikasi manusia. Fase-fase tersebut adalah The Writing Era, The Printing Era, Telecommunication Era, dan  Interactive Communication Era.  Sebelum fase-fase tersebut Rogers mengungkapkan, pada masa-masa awal manusia melakukan kontak dengan sesuatu yang sangat sederhana. Gambar-gambar lukisan di goa-goa (cave painting) menunjukkan bagaimana manusia prasejarah mengekspresikan tentang apa yang terjadi dan dialaminya. Pada mulanya lukisan-lukisan tersebut tidak beraturan, namun lama kelamaan bentuk dan susunan gambarnya mulai menunjukkan kesinambungan. Hal ini sangat jelas bisa dilihat dari pictograph peninggalan kebudayaan Mesir yang ditemukan di makam-makam (piramida).

Pada The Writing Era, terlihat jelas bahwa era komunikasi dimulai dengan tulisan yang mulai bisa dipahami yang dipelopori oleh bangsa Sumeria.  Hal ini dikembangkan lebih jauh saat ditemukannya mesin cetak oleh Gutenberg. Walau demikian pada masa-masa awal penggunaan mesin cetak itu hanyalah untuk mengkopi kitab yang sebelumnya telah ditulis tangan oleh kalangan gereja dan tersebar sangat terbatas hingga masa renaisance.
The Printing Era, Rogers memaparkan bahwa fase ini komunikasi manusia lebih maju dengan memanfaatkan teknologi cetak.  Pada mulanya kemunculan bahan cetak ini berawal dari Cina dengan ditemukannya bahan baku pembuatan kertas. Selanjutnya teknologi pencetakan mulai berkembang dari Cina kemudian Korea hingga akhirnya ke Jerman dengan ditemukannya mesin cetak.  Kemajuan yang berkesinambungan dari canggihnya teknologi percetakan ini ditunjukkan pada 3 September 1883 saat dimana Bejamin Day untuk pertama kalinya menerbitkan surat kabar New York Sun atau dikenal juga dengan sebutan  “Penny Press” karena harga satu ekslempar surat kabar tersebut seharga satu penny atau satu sen.
Telecommunication Era, berimplikasi pada pengertian komunikasi dengan jarak yang berjauhan (communication at a long distance). Menurut Rogers (1986: 29-30) pada era  yang mulai berkembang pesat pada medium tahun 1800-an ini memasuki era teknologi elektronika. Rogers memulai era ini dengan mengambil moment pada saat  Samuel Morse pada tanggal 24 Mei 1844 menemukan suatu cara menyampaikan pesan melalui  kabel elektronika, belakangan dikenal dengan istilah telegraph,  dari Baltimore ke Washington DC dengan pesan yang sangat terkenal “What hath God Wrought?”.  Kehadiran telegraph memicu para ahli untuk mengembangkan teknologi yang lebih baru, antara lain radio dan televisi.
Dalam buku “Introduction to Radio and Television”  Onong Uchjana Effendy, 2003: 137-170) dijelaskan perkembangan radio dimulai oleh penemuan  rumus-rumus  yang diduga mewujudkan gelombang elektromagnetis, yaitu gelombang yang digunakan oleh siaran radio maupun televisi. Selanjutnya di Amerika Serikat, Dr Lee De Forest mengembangkan penemuan tabung lampu vacuum (vacuum tube) yang memungkinkan  suara dapat didengarkan dalam studio eksperimen miliknya. Kemunculan televisi di Amerika Serikat pada awal 1939 ketika berlangsung World Fair di New York  dan pada tahun 1946 saat Perserikatan Bangsa-Bangsa melakukan rapat pertamanya di gedung Perguruan Tinggi Hunter di kota yang sama mulailah perlombaan teknologi audio visual itu menjalar ke negara-negara lain,  terutama Inggris dan Jerman yang pertama kali menemukan televisi berwarna. Perlu dicatat bahwa Inggris sudah terlebih dahulu melakkan eksperimen terhadap televisi yaitu pada tahun1924 yang didemonstrasikan oleh John Logie Baird, namun kepopulerannya terkalahkan dengan Amerika Serikat.
Bahkan perkembangan selanjutnya penyampaian pesan yang tidak lagi memakai kabel melainkan dengan pancaran frekuensi dan bahkan kehadiran satelit. Sehingga proses komunikasi tidak hanya melibatkan antarpersonal, melainkan sudah melibatkan individu yang lebih luas.
Sementara Interactive Communication Era,  merupakan era yang paling kontemporer dimana telekomunikasi terjadi antara dua media yang berbeda dan difasilitasi dengan keberadaan komputer. Rogers mencatat era ini berawal dari ditemukannya ENIAC, sebutan untuk perangkat kerja komputer sederhana yang memiliki lebih dari 18.000 tabung lampu vacuum, di tahun 1946 oleh sekelompok ilmuwan di Universitas Pensylvania.  Sepertiga abad kemudian penemuan sederhana ini menghasilkan perangkat yang lebih kecil, lebih canggih dan lebih fleksibel dalam penggunaannya. “…thirty years of futher research and development were needed before miniaturized, lowpriced microcomputers became available, a type of computer that many household, businesses, and school could afford” (Rogers, 1986: 30-31)
Berikut merupakan table Era evolusi komunikasi pada manusia (Rodgers 1986)
·         35.000 SM      : Periode Cro-Magnon Bahasa mulai eksis
·         22.000 SM      : Gambar di dinding manusia Purba
1.      Writing era
·         4.000 SM        : Orang Sumeria menulis pada tanah liat
·         1041 M            : Di China, Pi Sheng menemukan alat cetak tulisan pada buku yang dapat bergerak
·         1241 M            : Di Korea ditemukan jenis logam sebagai pengganti tanah liat
2.      Printing Era
·         1456 M            : Injil Gutenberg dicetak dengan jenis logam yang dapat bergerak dan sebuah hand press
·         1833 M            : Sirkulasi media cetak pertama yang terkenal dengan “penny pres” Vulgar, sensasional dan murah harganya
·         1839 M            : Metode Praktik Fotografi dikembangkan oleh Daguerre untuk mendukung surat kabar



3.      Telecommunication Era
·         1844    Samuel Morse mengirim pesan pertama dengan telegram
·         1876    Alexander Graham Bell mengirim pesan pertama lewat telepon
·         1894    Gambar begerak ditemukan dan film dipertontonkan kepada publik
·         1895    Gugielmo Marconi mengirim pesan melalui radio
·         1912    Lee de Forest menemukan tabung hampa udara
·         1920    KDKA, Radio pertama yang mengudara secara teratur di Pittsburgh
·         1933    Alat Televisi diperagakan oleh RCA
·         1941    Televisi Komersil pertama

4.      Interactive Comunication Era
·         1946    Mainframe komputer pertama yang bernama ENIAC oleh Universitas Pennysilvania dengan 18.000 vacuum tube
·         1947    Ditemukan transistor di Bell lab oleh William Shockey , John Bardeen, dan Walter Brattain.
·         1956    Videotape ditemukan pleh perusahaan AMPEX. Red Wood City, California
·         1957    Rusia meluncurkan satelit ruang angkasa, Sputnik
·         1969    Nasa menerbangkan pesawat ruang angkasa dengan mikrokomputer 3.000 lebih kecil dari ENIAC
·         1971    Ditemukan mikroprosesor, CPU, dengan semikonduktor berupa chip o;eh Ted Hoff pada Intel Corp, di perusahaan elektronik Silicon Valley
·         1975    Mikrokomputer pertama Altair8800
·         1975    HBO(Home Box Office) mulai menyiarkan TV kabel
·         1976    Sistem Teletext pertama digunakan oleh dua jaringan TV di Inggris BBC dan ITV
·         1977    Qube meluncurkan sistem interaksi TV kabel di Colombus, Ohio
·         1979    Sistem Videotext diluncurkan oleh British Post Office

5.      Karakteristik sistem komunikasi manusia sebagai akibat teknologi komunikasi baru adalah
Interactiviy, kemampuan untuk “talk back” kepada penggunanya artinya komponen teknologi elektronik yang ada memungkinkan adanya komunikasi dengan medianya secara automatic atau mechanical reaction, dan atau memungkinkan terjadi komunikasi interpersona melalui media atau “machine assisted interpersonal communication”. Makna interaktif yang pertama lebih sebagai reaksi mekanik yang terprogram di media, dan makna interaktif yang kedua mengandung artian mutual responsif yang lebih bertendensi pada human response yang didalamnya terdapat berbagai kemampuan seperti kecakapan untuk mendengar, trus – menerus, dan kecakapn intelegensi dalammerespon pesan yang disampaikan.
Interactivity yang dimaksud adalah kualitas dari sistem komunikasi seperti perilaku komunikasi yang diharapkan ; keakuratan, lebih efektif, dan lebih menyenangkan bagi para komunikan dalam proses komunikasi. Meskipun dengan adanya teknologi komunikasi baru yang bersifat interaktif, namun faktor individu yang aktif menentukan mau interaktif atau tidak.
De-massified, adalah kemampuan untuk menyampaikan pesan “khusus” antar individu dalam audience yang sangat banyak. Mirip bentuk komunikasi antarpersona pada media baru tersebut, meskipun mereka tidak bertemu secara face to face. De – massifoed juga dapat diartikan kontrol sistem komunikasi massa berubah dari para produser  media lepada para media consumer.
Asynchronous, artinya kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan pada waktu yang tepat pada individu. Sebagai contoh individu dapat membuka e-mail dimana dan kapan dia suka “whenever log-on”
 

DAFTAR PUSTAKA
Noegroho, Agoeng. “Teknologi Komunikasi”.Graha Ilmu.Yogyakarta.2010

                            

Tidak ada komentar:

Posting Komentar