Gak tau, sebuah kata yang terlontar dari orang gila yang saat ini duduk disebelahku. Terus, dia nyuruh aku buat nulis terus. Agar semakin gila dan selalu gila apaan ? kaaa kata-katanya. Oke akhirnya dia diam karena semua kata-katanya aku tulis ditulisan ini.
Terus aku bertanya, "kalo laptonya baterainya lowbet gimana ?" "ya tinggal di charge" "layaknya hati yang lowbet harus diisi lagi" begitu kata dia yang berjanji mau diam tetapi akhirnya ngomong lagi. terus dia ngomong oke diem lagi.
malam itu, hari apa dan tanggal berapa aku lupa. yang jelas malam itu ada acara kue lapis. aku gak pernah liat orang gila ini sebelumnya. entah kenapa aku jadi pengen tahu dia gila beneran apa enggak. dan ternyata sepulang dari acara kue lapis. aku tidur-tiduran terus aku ngebuka twitter. ada orang gila follow aku. biasalah artis. terus, aku follow back dia padahal artis gak pernah follow back fansnya loh. lalu, entah kenapa akhirnya aku minta nimernya dia. karena aku sadar ternyata dia lebih artis dari aku. yesss, kata orang gila yang duduk disampingku ini. dia maksa loh biar aku nulis gini.
aku dapet juga tuh nomernya, tadinya sih mau nggak di save, cuma karena aku penasaran akhirnya aku sms duluan. yaudah. lanjut ya, setelah aku sms, aku bilang sama dia kalo lagi ada tugas suruh neliti konflik dalam keluarga, karena aku lagi smsan sama orang gila ini, yaudah akhirnya dia yang aku interview.
udah aku interview, pulangnya aku sms dia lagi. ternyata dia lagi sakit batuk. terus, katanya pipinya ada merah-merah gitu. akhirnya, aku dengan jiwa pahlawan dan inisiatif yang tinggi. aku mau deh nganterin dia ke RS. kasian soalnya dia jomblo, yang lagi nulis juga jomblo sih. yaudah deh, aku anterin dia ke RS, malem itu aku deg-degan soalnya aku belum pernah boncengin orang gila, biasanya sih yang diboncengin pada waras.
sampe juga di RS, aku nulis Rumah Sakitnya RS aja ya, biar cepet. oke, akhirnya kita duduk berdua di depan poli kulit dan kelamin bukan kulit kelamin. karena dokternya juga artis, jadi nunggunya lama deh. akhirnya dokternya dateng juga. orang gila ini masuk kedalem ruang periksa. gak begitu lama dia keluar. mukanya kayak nahan ketawa gitu. terus dia duduk disamping aku lagi. habis itu dia ngomong "kamu tau nggak aku kenapa ?" "dokternya bilang, mbak tau yang di tv nggak ?" "mbaknya kena tomcat tau." hahaha aku ketawa deh, kasian yah dia, udah gila, kena tomcat lagi. kalo ada yang sedih boleh donasikan sebagian receh anda kok.
abis itu aku anterin dia pulang, eh tapi aku laper, dia juga. jadinya kita makan sate deh. penting gak ? katanya sih nggak. ah tapi apa perduli kalian. aku sih kenyang makan sate, kalo dia kenyang banget. aku rasa ini lebih penting daripada yang tadi. karena ini menyangkut urusan perut dengan sistem pencernaannya. tadinya mau sekalian cerita sistem pencernaan. tapi aku yakin, kalian lebih pintar kok daripada aku. karena kalian tidak gila.
ah, mau cerita semuanya tapi males. yaudah dicepetin ajadeh. dan malam ini, aku duduk disamping orang gila itu, kalo kalian mau tahu, adanya tempe. jayus ya ? haha. ini serius loh, kalo kalian pengen tau, namanya abel, twitternya cari aja sendiri ya, nanti kalian pada genit sama dia, lagian pada ga sanggup juga sih genit sama orang gila. kalo aku kan gila, makanya aku sangat sanggup. kalian harus tau ini, dia adalah orang yang membuatku jadi beneran gila, walaupun sebenarnya udah gila. tapi tetep gilaan dia. tadi aku habis disuapin loh sama dia haha. oke fokus. eh, aku disuapin lagi dong.
aku mau dijejelin cicak lagi, dasar orang gila. oke lanjut ya, dimalam yang ramai ini, aku gak ngerasa kesepian karena ramai. tapi, terkadang ada orang yang merasa kesepian ditengah keramaian. tapi itu bukan aku, karena disampingku ada orang gila yang selalu menemaniku untuk menjadi gila seutuhnya. ada satu yang terlintas dipikiranku saat ini, mau nggak dia terus jadi temen gilaku ? karena aku bingung dengan siapa lagi aku harus jadi gila jika ia nggak mau gila lagi. aku selalu berdoa kepada Tuhan agar ia selalu gila. semoga ia selalu gila. duh gak ada ide lagi mau nulis apa. yaudah kuakhiri aja tulisan ini. terus, aku disuapin lagi. kata dia, lanjut ini deadline loh, dasar orang gila.
mungkin ini akan menjadi paragraf terakhir, jika aku tidak muter-muter lagi nulisnya, sumpah ini akan jadi yang terakhir. sekarang aku lagi mikirin closing statement buat tulisan ini. ternyata aku harus muter-muter lagi nulisnya. tuh kan, ah elah. katanya biar aku fokus dia mau diem, oke. percuma juga aku gabakalan fokus. fokusku hanya untuk orang yang ada disampingku ini. sekarang malah bingung dia diem. ketahuan deh ini tulisan orang bingung. tanganku gemeteran loh, aku lagi mikir ada gak sih orang gila pacaran sama orang gila ? tapi aku maunya ada. hai orang gila yang ada disampingku, maukah kamu menjadi pacar gilaku ?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar