Kamis, 20 Juni 2013

Membuka Asa Pengusaha (tugas SPI)

Membuka Asa Para Pengusaha
Oleh : Hanifan Satria (F1C012024)

            Apa yang dibutuhkan masyarakat Indonesia saat ini ? ditengah kondisi negara kita yang makin semrawut dan timbulnya krisis kepemimpinan di masyarakat, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang dapat memberikan terobosan baru, pemimpin yang mempunyai pola pikir praktis bukan hanya jago dalam hal mengkonsepkan sesuatu. Presiden kita yang sekarang ini menurut gua merupakan sebuah anomali, yakali presiden suka banget ngeluh dan berprihatin ria. Dan ini jadi aneh karena pak SBY presiden yang basic-nya adalah seorang militer. Militer mana yang doyan ngadu dan ngeluh ? gua juga belum pernah nemu yang kayak gini, sekalinya nemu dia adalah presidene dhewek loh sodara-sodara.
            Ini menjadi sebuah ketimpangan ketika dulu kita mengalami masa dimana negara kita dipimpin oleh seorang militer. Yaitu pak Harto dengan kediktatorannya, membungkam siapa saja yang akan menghadangnya, menyingkirkan siapa saja yang akan menentangnya, dan menjatuhkan siapa saja yang anti padanya. Berkat kediktatorannya, ia berhasil menjadi presiden dengan periode kepemimpinan terlama yaitu 32 tahun. Media dikekang dan tak banyak bersuara, sudah cukup banyak media yang dibredel oleh pak Harto. Namun gaya kepemimpinan seperti pak Harto tidak disukai oleh masyarakat, akhirnya pada bulan mei tahun 1998 Pak Harto mengundurkan diri sebagai presiden akibat dari banyaknya tuntutan masyarakat yang menginginkan pak Harto mundur.
            Masa lalu yang kelam itu sekarang udah saatnya ditinggalkan, yuk mari kita “Move On” ke era “Reformasi”. Era dimana Demokrasi yang agung dielu-elukan. Sistem Politik Indonesia yang sekarang menganut azas “Demokrasi” memperkenalkan kompetisi bebas untuk merebut kekuasaan. Kita gak terpaku lagi sama calon-calon konvensional dari tokoh besar partai politik dan kalangan militer namun dunia usaha juga menjadi salah satu sumber pemimpin yang menarik untuk dicalonkan.  Sebetulnya di Amerika Serikat nun jauh disana sudah banyak para pengusaha yang dengan pedenya mencalonkan diri sebagai calon presiden, beberapa diantaranya adalah Ross perot sang pendiri perusahan EDS (Electronic Data System) dan juga Steve Forbes si mpunya majalah “Forbes”. Sebetulnya sih ga usah jauh-jauh ke Amrik, di Thailand aja ada Thaksin Shinawatra yang saking kayanya dia bisa beli klub bola yang berkompetisi di Premier League Manchester City. Thaksin pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Thailand, padahal dia dulunya adalah seorang pengusaha yang gak ngerti apa-apa soal perpolitikan.
            Di Indonesia sendiri, mulai banyak kalangan pengusaha yang udah nyelamin dunia politik dan beberapa diantaranya adalah para pemilik media besar di Indonesia. Aburizal Bakrie alias Ical atau yang dalam bahasa jawa artinya ilang ini merupakan ketua umum partai Golkar yang juga pemilik dari Viva News Group.  Kabar tentang pencalonan dirinya sebagai calon presiden memang sudah terdengar sejak pemilu tahun 2009. Saat itu dia masuk dalam bursa calon presiden di konvensi partai Golkar namun dirinya kalah bersaing dengan Jusuf Kalla sang pengusaha asal Makassar, yang pada Pilpres 2009 lalu berpasangan dengan Wiranto. Di tahun 2014 ini tentunya sangat berbeda dengan tahun 2009, Ical yang memangku jabatan sebagai Ketum Partai Golkar bakal lebih leluasa dalam memuluskan rencananya untuk menjadi calon presiden dari partai Golkar. Bahkan iklan dengan slogan “ARB For President” sudah mulai menggentayangi media-media nasional, apalagi di media punyanya dia sendiri seperti TV One dan ANTV bahkan di tiap jeda acara pasti ada iklan ARB bikin sekolah, ARB main di pasar, ARB ngejaring ikan, ARB diomongin kebaikannya sama anak-anaknya, yang belum ada Cuma iklan ARB main bola. Padahal dulu waktu piala AFF 2010 ARB kelihatan aji mumpung banget dengan mengundang Timnas makan malam di kediamannya sebelum final melawan Malaysia.
            Menurut inyong sih ya, tantangan yang dihadapi ARB dalam pencalonan dirinya adalah kasus “Lumpur Lapindo”  yang saat ini masih menyembur bur bak pompa air shimizu yang semburannya kenceng. Bahkan presiden kita bapak Susilo Bambang Yudhoyono, kalau membicarakan hal ini senengnya bukan main. Pada tanggal 14 Februari 2013 kemarin Bapak Presiden Yang terhormat menyentil bapak ARB soal kasus lumpur lapindo dengan mengeluarkan pernyataan seperti ini :
“Saya menerima kabar Lapindo belum menunaikan kewajibannya. [Dana] Rp800 miliar belum diselesaikan. Sampaikan kepada Lapindo kalau janji harus ditepati. Kalau main-main sama rakyat dosanya dunia dan akhirat,”
Kali ini inyong setuju banget karo pernyataane Yang Terhormat Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tunggakan 800 M ini harus segera dibayarkan ke semua korban lumpur, kasihan mereka banyak yang kehilangan rumah, dan sawah yang merupakan sumber rejeki-nya para warga Sidoarjo khususnya warga desa Porong. Dan kasus ini akan menjadi sasaran empuk buat lawan politiknya di 2014, jika tidak segera diselesaikan.
            Berikutnya adalah seorang pengusaha asal Nangroe Atjeh Darussalam yang bergerak dibidang  media dan dulunya adalah sahabat satu partainya ARB yaitu Surya Paloh. Beliau merupakan mantan kader Golkar yang merupakan pasukan sakit hati karena kalah bersaing pada pemilihan ketua umum partai Golkar tahun 2009. Padahal dari sekian banyak kader partai Golkar yang malu-malu kucing, Dialah yang paling ngotot ingin menjadi RI 1.
            Setelah kalah Surya  Paloh akhirnya membentuk Ormas Nasional Demokrat (Nasdem) yang mengusung semangat “Restorasi” sebagai slogannya. Ormas Nasdem sendiri berhasil menggaet banyak tokoh nasional, salah satunya adalah Sri Sultan Hamengkubuwono XI. Namun karena sebetulnya Ormas ini adalah alat Surya Paloh dalam mencalonkan diri pada 2014 nanti, akhirnya Ormas ini pun berubah fungsi menjadi Partai Politik. Jelas, banyak tokoh yang akhirnya mengundurkan diri dari kepengurusan Nasdem karena merasa Ormas ini sudah tidak sesuai peruntukannya. Sri Sultan pun akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.
            Setelah berubah format, akhirnya Surya Paloh terpilih menjadi Ketua Umum partai Nasional Demokrat. Terpilihnya bapak Surya Paloh sebagai Ketua Umum Nasdem pun menimbulkan kontroversi. Banyak dari pengurus DPC di berbagai daerah, mundur dari jabatannya. Belum apa-apa partai ini sudah banyak kisruh yang melanda. Kekisruhan ini pun jadi headline di banyak media massa dan itu secara otomatis akan berdampak pada menurunnya elektabilitas partai Nasdem di 2014 nanti. Menarik untuk dinanti adalah debut Partai Nasdem di Pemilihan Umum tahun 2014. Karena masih banyak masyarakat yang berekspektasi, Nasdem merupakan pilihan alternatif bagi para pemilih yang sudah jenuh akan partai konvensional. Juga sosok Surya Paloh yang diusung oleh partai ini, mampu nggak pak Surya Paloh memenangi Pilpres 2014 ? ya ndeleng bae ngko yak hehe.
            Masih dari pengusaha media, pengusaha yang baru-baru ini menarik perhatian publik dengan manuver politiknya. Pengusaha ini adalah Hary Tanoesodibjo, owner dari MNC Group. Pak Hary Tanoe sebelumnya memang gak pernah kedengeran sama sekali di dunia perpolitikan. Yang membuat namanya naik adalah ketika Iklan dirinya mendeklarasikan niatnya untuk berpolitik muncul di media. Pak Hary Tanoe bergabung dengan partai Nasional Demokrat dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pakar dan Ber-partner dengan Surya Paloh.
            Namun Keharmonisannya dengan pak Surya Paloh harus berakhir, rupanya antara Hary Tanoe dan Surya Paloh berbeda paham. Surya Paloh mengiginkan dirinya terjun langsung dalam struktur sebagai pimpinan partai. Hal itulah yang membuat Hary Tanoe mundur dari partai Nasdem. Ini adalah pernyataan oleh Hary Tanoe :  “Saya ingin mempertahankan struktur kepengurusan yang ada saat ini. Namun Pak Surya Paloh menginginkan perubahan dengan terjun langsung pemimpin partai," Hary Tanoe menginginkan Surya Paloh tetap mengisi jabatan Dewan Majelis dan mendukung tokoh-tokoh muda yang mengisi jabatan Ketua Umum. Karena ketidak sepahaman inilah membuat Hary Tanoe Berhenti dari partai Nasdem. Setelah hengkang dari partai Nasdem, hati nurani bapak Hary Tanoe akhirnya memutuskan untuk berlabuh di dermaga Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Keputusan ini menjadi pemberitaan di media selama kurang lebih seminggu.
            Dan yang terakhir adalah seorang pengusaha mebel yang sangat fenomenal setelah menjadi Wali Kota Solo. Dia adalah Joko Widodo yang akrab dengan panggilan Jokowi adalah seorang  kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kepemimpinannya di Solo selama dua periode sangat berhasil. Tata letak Kota Solo diperbaiki, pedagang kaki lima ditertibkan namun tanpa ada huru-hara. Pak Jokowi menerapkan sistem kekeluargaan dimana dia berdiskusi sembari makan malam bersama dengan para PKL sambil mencari solusi yang terbaik. Pak Jokowi juga terkenal dengan kebiasaan “blusukan” ke kampung-kampung, terjun kedalam masyarakat untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan meninjau apa yang sedah dibutuhkan masyarakat.
            Namanya semakin melejit ketika Pak Jokowi ikut bertarung dalam pemilukada dengan pasangannya adalah Basuki Tjahya alias Ahok. Secara mengejutkan pasangan ini mengungguli pasangan dengan hasil survei tertinggi yaitu Foke-Nara. Gaya memimpinnya yang santai dan memperlihatkan kesetaraannya dengan masyarakat inilah yang menarik simpati dari warga Jakarta. Adakah peluang untuk Pak Jokowi bertarung dalam bursa Pilpres 2014 ? kemungkinan itu ane rasa tetep ada gan. Apalgi saat ini PDIP kekurangan kader yang setara dengan Pak Jokowi. Namun Pak Jokowi sendiri sering melontarkan pernyataan bahwa dia hanya akan fokus membangun Jakarta sampai masa baktinya selesai. Tapi ane sendiri berekspektasi kalo Pak Jokowi maju jadi calon Presiden dan terpilih akan menjadi seorang pemimpin yang amanah dan tulus untuk mengabdi kepada masyarakat.

           
            Jika menjadi presiden apakah para entrepreneur tadi memberikan gaya kepemimpinan yang beda ? menurut David Osborne dalam bukunya yang judulnya panjang banget Reinventing Goverment: How Entreprenial Spirit Is Transforming Public Sector. menganjurkan agar sebaiknya pemerintahan dikelola selayaknya mengelola sebuah perusahaan sawasta yang sudah Go-Public. Prinsip-prinsip dan kiat yang membuat sebuah persahaan swasta maju harus menjadi model dalam menjalankan pemerintahan. Apa yang ditulis oleh Osborne, kini sudah diterapkan dalam pemerintahan negara modern.
            Yang bikin Capres dari kalangan Pengusaha lebih unggul itu kemampuannya dalam menerapkan semangat kewirausahaan swasta kedalam tubuh pemerintahan. Dibandingkan dengan Capres dari sektor lain, kemampuan pengusaha dalam bidang entrepreneurship itu lebih unggul. Jika dapat diterapkan secara konsisten, akan dapat membawa perubahan yang sangat signifikan dalam pemerintahan.
            Namun dalam berpolitik agaknya sangat sulit bagi para pengusaha untuk bersaing dalam mencalonkan diri sebagai presiden apabila dirinya tidak mempunyai popularitas yang kuat. Integritasnya boleh saja baik dan memiliki konsep yang baik dalam mengelola negara, namun apabila popularitasnya kurang maka habislah sudah. Public trust atau kepercayaan masyarakat juga tak kalah pentingnya. Semakin baik citranya dimata masyarakat, semakin besar pula peluangnya untuk menang. Dan tantangan terbesar bagi calon dari sektor pengusaha adalah bagaimana caranya supaya si calon ini disukai oleh banyak rakyat. Di Indonesia ini yang wilayahnya sebagian besar adalah pedesaan menjadi tantangan tersendiri dalam meningkatkan popularitas karena sudah pasti popularitas mereka kalah jauh dibandingkan dengan presiden atau wakil presiden yang sedang memimpin saat ini. Ketertinggalan itu dapat dikejar kalau si calon ini memiliki tunggangan politik yang sangat masif dan efektif.
            Kabehan calon sing tek sebut nang duwur jane sih durung pasti bakal nyalon apa ora. Sampai saat ini mereka hanyalah orang-orang yang diisukan bakal maju. Tapi sing penting, angger pada sida nyalon, pengusaha-pengusaha tadi bakal membuat peta persaingan perebutan kursi RI 1 dan RI 2 semakain menarik untuk diikuti.





Sumber dan Referensi :
“J.A, Denny ; Surdiasis, Frans. 2006. Melewati perubahan : sebuah catatan atas transisi demokrasi Indonesia : kumpulan tulisan di Jawa pos & Indopos. Yogyakarta:Lkis.”

Menjadi Bahagia Secara Sederhana

            Menjadi bahagia, emang impian semua orang. Bagi gua bahagia itu sederhana ketika kita menemukan mantan kita bahagia dengan orang lain (nulis sambil nangis). Eh ngga deng, bagi gua bahagia itu sederhana ketika kita secara tiba-tiba bisa menghilangkan rasa suntuk kita dengan sekejap. Nah gimana sih caranya ?? banyak cara untuk menghilangkan rasa suntuk yang emang bikin kita bete abis gara-gara banyak faktor x (contoh : inget mantan). Ya ini semua tergantung temen-temen juga sih, tapi gaada salahnya buat di share. Yuk disimak J
DENGERIN MUSIK
            Ini emang cara paling ampuh buat ngatasin bete. Cara ini sudah dipakai oleh leluhur kita sejak mereka mulai bisa bikin kendang dan bikin orkes dangdut pantura. Musik itu bisa membuat kita geleng-geleng dan ngangguk-ngangguk. Disarankan buat yang lagi galau menghindari yang namanya lagu patah hati, ada baiknya temen-temen semua dengerin lagu yang up-beat ataupun lagu “metal” sekalian (ST12 – Lady Sky). Dan yang paling simple-nya adalah dengerin lagu yang emang lu suka, kalo lu suka Jaja Miharja nih, lu bisa banget dengerin lagunya sambil dicolok ke speaker dengan volume penuh, sekalian undang warga satu RT buat joget bareng dikamar. Insya Allah dengan begitu kamar kalian jadi berantakan.
JALAN-JALAN KELILING KOTA
            Kalo kalian punya jiwa rider, kalian harus coba cara ini. Bertamasya keliling kota naik delman istimewa dan duduk dimuka bisa jadi alternatif pengusir bete. Kalo lagi jalan-jalan nih ya biasanya kita bisa liat-liat pemandangan penyejuk mata. Kita bisa liat gedung-gedung tinggi sambil berdecak kagum dalam hati WOW KEREEEN. Kita juga bisa liat kimcil – kimcil galau lagi nggelemprakan dijalan. Dan kita bisa liat juga polisi lagi joget india di perempatan. Kalo lagi jalan-jalan dan asik liat kiri-kanan, jangan lupa sekali-kali nunduk kebawah, barang kali nemu duit seratus ribu, kan jadi enak.
BUANG AIR BESAR
            Untuk kasus yang satu ini emang kondisional sih, kalo lagi kebelet yaa.. cara ini bisa dilakuin. Buang Air Besar itu ibarat nahan ngomong aku sayang sama kamu ke gebetan, kalo udah dinyatain.. beh lega dehh (nb: kalo diterima yee). Selain rasa lega yang lu dapet, lu juga bisa sekalian beramal karena lu udah dengan secara ikhlas memberi makan dewa bumi. Dalam proses buang air besar pun biasanya hadir ide-ide besar (contohnya tulisan ini). Apalagi di toilet umum, kita bisa beradu tenaga dalam dengan tetangga kanan-kiri. Buat yang menang nanti gua kasih hadiah spesial dari dewa bumi deh.

            Udah aja deh diselesaikan saja tulisan ini, gua takut semakin panjang gua nulis semakin gak bermakna tulisan ini. Intinya banyak cara buat jadi bahagia, tergantung dari diri kita sendiri, kalo kita emang seneng melihara rasa suntuk ya kita gabakal bisa dapetin yang namanya bahagia secara sederhana. Sering-sering buang rasa stress, memendam rasa stress Cuma membuat hidup kita gak produktif. Apalagi yang namanya galau, yelah daripada galau mending ngasih makan dewa bumi. :D

Fanatisme dan Kejayusan

Gua sebagai laki-laki (mandan) normal tentunya suka banget nonton sepak bola. Manchester United, adalah tim sepak bola favorit gua sejak kecil. Gua ngefans sama MU karena dulu bokap gue beliin gue jersey bernomor punggung 9 bertuliskan nama Andy Cole. Dan sampai saat ini gua masih setia jadi pemuja “Setan Merah”.
            Kadang rasa fanatik gua akan MU ini sangat berdampak pada kehidupan sehari-hari. Kalo tim jagoan gua lagi menang nih, kadar mood gua bisa naik dan bisa bikin semangat sepanjang hari dan kalo kalah ya efeknya langsung lesu sepanjang hari. Belum lagi dicengin temen satu kelas dan yak makin jadi lemesnya. Dan gua yakin ini juga terjadi sama lu semua, entah apapun tim yang lu dukung mau liverpool, chelsea, arsenal, barca, madrid, persija, persibas, persipasi kek. Tetep kalah menangnya tim favorit lu sangat mempengaruhi mood lu di hari itu.
            Dan gua juga mencatat disini selain mempengaruhi mood, kalah menangnya tim jagoan lu juga mempengaruhi tebal tipisnya dompet lu ya kan sob ? haha. Apalagi buat yang pada demen ngebetting mau yang via internet ato langsung sama temen lu. Ya kalo tim jagoan lu menang tentu duit yang mengalir kekantong bakalan deres yekan ? kalo tim jagoan lu kalah... ya siap-siap aje merana, apalagi buat lu yang menjalani kehidupan sebagai anak kos, gua saranin jangan sering-sering tarohan dah nanti jadi merana di akhir bulan kan ngenes juga sob..
            Ehhhh jadi curhat...
            Dan bentuk fanatisme yang lagi marak di era sekarang ini adalah fanatisme dengan menggunakan sosial media macam twitter. Gua juga sering nih ngetweet sebelum jagoan gua maen yekan sebagai bentuk support kita terhadap tim yang kita dukung. Sebagai contoh : @hanifansatria Gua Yakin MU bakalan nyeburin lawannye kedalam lautan luka dalam dan tenggelam lalu tak tahu arah jalan pulang #GGMU. Dan menurut gua hal yang paling ngeselin adalah ketika ada yang bales tweet kita dengan tweet no mention macam ini : @jajangdikantin ALAH PALING MU YANG BAKAL DIJADIIN BUTIRAN DEBU #GiGiMU. Hal-hal yang kayak gini kadang emang bikin kita jadi sedikit (bahkan banyak) emosi. Tapi tetep harus tetep kalem coy, karena kita disini supporter, yang tugasnya memberikan dukungan buat tim kesayangan kita. Karena hidup itu perlu bercanda, jangan selalu nganggep ejek-ejekan tentang klub bola favorit kita sebagai sesuatu yang serius dan ada baiknya ya dianggep hiburan aja kalo kata orang banyumas ya “nggo lucu-lucuan bae”  hehe.

            Yaudeh gitu ajedeh tulisan gua tentang fanatisme terhadap klub sepak bola, ya sebetulnya fanatik tuh bukan Cuma buat klub bola aja sih, banyak hal lain yang membuat rasa fanatik itu timbul. Tapi karena gua suka bola jadi gua bahasnye ya bola ajedah haha. Makasih buat yang udeh nyempetin baca, ya semoga ada yang ngangguk-ngangguk ketika baca opini gua tentang fanatisme ini hehehe... Salam Olahraga !!

Seribu Rindu Untuk Sahabat :D

oke, ini adalah tulisan pertama gua di blog, setelah beratus-ratus tahun lamanya hanya berkutat dengan facebook dan twitter. Di tulisan gua yang pertama ini gua mau cerita tentang kehidupan SMA gua yang sebentar lagi bakalan gua tinggalin. Gua bersekolah di salah satu sekolah negeri favorit di kecamatan Medan Satria kota Bekasi. Saking favoritnya sekolah gue, banyak banget yang gak tau sekolah gua letaknya di mana, di perumahan apa, siapa kulinya, mandornya ganteng apa enggak, kepala sekolahnya personil boyband apa bukan dsb. Tapi apapun itu gua bangga sekali dengan sekolah gua apalagi sama salah satu ekskulnya yang bernama Mugiwara Nippon Juu kurabu. Yah, sedikit deskripsi tentang ekskul gua ini, ekskul ini adalah ekskul yang berisikan sekumpulan orang pecinta kebudayaan dan serba serbi tentang jepang yang seluruh anggotanya sama sekali tidak bertampang kejepang-jepangan. Alhamdulilahnya, gue pernah diberi amanah untuk memangku jabatan sebagai BPH (Badan Pengurus Harian) lebih khususnya gue ditunjuk sebagai sekertaris dua, kurang macho apa gua dengan jabatan sekertaris yang biasanya diisi oleh wanita. Ya tapi karena sudah diberi amanah oleh sesepuh karim dan kroni-kroninya maka gua terima jabatan itu dengan senang hati.
Penting untuk diketahui bahwa gua menjabat bersama dengan empat orang ganteng dan dua orang cantik lainnya yang namanya nggak bisa gua sebutin satu per satu karena kalo satu-satu aku sayang ibu, dua-dua juga sayang ayah, tiga-tiga sayang adik kakak, sepuluh kosong sayang timnas kita hehehe namanya jari. jujur gua kasihan lihat timnas kemaren ditelen sama bahrain, kasian sama TKI yang udah beli tiket nonton, kasian sama ikatan kyai bulak perwira yang udah gelar doa bersama, kasian sama abg gahoel yang nobar di MCD, kasian juga sama nenek gayung yang kabarnya udah ketangkep. Persetan sama berita setelah pertandingan yang bilang kita dicurangin, udah kepalang malu gua sob. Tapi yang namanya tanah air beta, pasti bakal gua dukung sampe kapanpun.. yeaaahhhh MERDEKAHHHHH !!!
Sorry, post yang diatas tadi dibajak.
okeh balik lagi ke awal, gua mau ngenalin partner gua selama menjadi BPH yang pertama bos-bosan alias ketum bapak yoda dwi cahya, ketua satu dan dua kurnia adi dan subhan, bendahara satu dan dua kristina natalina dan yunaz fitra muhammad, selanjutnya gua lupa lagi siapa :p. *brb tkut ditabok, iyah sekertaris 1 namanya levi dhaifani. entah huruf belakangnya pake i apa y pokoknya namanya levi. Mereka adalah orang-orang yang berpengaruh buat hidup gue. gimana enggak, selama gua ngejabat jadi BPH gua selalu menghabiskan waktu luang barengan sama mereka.
oke, gua bakal nyeritain beberapa kegilaan yang dilakukan gua dan mereka. Gua waktu itu lagi perjalanan menuju bekasi dari kampung ane gombong. ketika gua sedang khidmat dengerin lagu tiba-tiba hape gua geter, ternyata si levi sms. "bang tar malem ngumpul ya di MCD" "yah insya Allah ya lep gua lagi dijalan menuju bekasi lep, emang jam berapa ngumpulnya ?" "habis isya bang, bsa nggak ? emang lu udah nyampe mana bang ?" "baru nyampe subang lep" "kira-kira berapa jam bang dari subang ke bekasi ?" "kalo gamacet sih 4 jam lep, kalo macet sekitar 6 jam lah, dan sekarang kondisi lagi macet" "AH DASAR BEGO LU BANG, BILANG AJA GABISA DATENG MANA MUNGKIN ABIS ISYA LU UDAH NYAMPE BEKASI !!"  "eh iya lep ampun lep wkwk :P". Gila serem banget nih cewe, cewe macam apa kaya gitu masa iya gua dibentak - bentak, kalo gasuka ngomong baik-baik dong, aku kan hatinya lembut, kalo aku di bentak-bentak nanti aku bisa nangis, terus kalo aku nangis emang kamu mau beliin aku permen apa ?? huhuu *ingusnaikturun*.
Setelah  ketegangan mereda beberapa saat kemudian gua di sms lagi, "bang, besok jam 12 main ke rumah adi, jangan lupa jemput gua ya bang !!" buseeeeeeeeeeeeeett, abis di omel-omelin gua di suruh jemput die, mungkin ini adalah dampak nyata dari penyimpangan emansipasi wanita yang secara real terjadi di kehidupan gua. tapi gapapalah demi sekertaris 1 tertinjahhh semuanya akan ku lakukan. oke, sampe juga gua dirumah, tapa basa-basi gua langsung lari ke kamar dan tidur.
Pagi pun tiba, suara ayam berkokok terdengar memekakkan telinga lantas gua pun berfikir, siapa yang miara ayam diperumahan ?? *tepokjidat*.  Pukul 12 siang lewat sudah gua lagi main PS dan gua lupa kalo si levi minta dijemput. akhirnya nyonya levi pun nelpon "halo bang !! jadi nggak ke rumah adi ??" "jadi lah lep" "yaudah bang buru jemput gua bang !!" "oh iya lep, gua lupa rumah lu dimana hehehe" "AHH GIMANA SIH LUU BAAAANG, itu rumah gua yang deket Kid's school" "iya lep iya, bentar lagi gua jalan" *brb ngeri di telen. Seketika gua matiin PS langsung cabut ke rumah levi, sebelum berangkat gua melakukan kebiasaan gua sama ibu gua yaitu cium tangan dan MINTA UANG JAJAN. "Bu, hanip pergi mau main ya ?" "iya le, butuh ongkos nggak ??" "iya bu" "berapa le ?" "seikhlasnya ibu aja" "yaudah nih" (nyokap ngasih cebanan) "kok cuma sepuluh ribu bu ?? mana cukup." "emangnya mau ngapain sih le ?? katanya seikhlasnya ??" (sambil nyodorin gocapan) HAHAHA. What a Trick, betapa baiknya nyokap gua, sering-sering aja kayak gitu "MAKASIH YA BUUU HANIPP PERGI DULUUU !! SAMLIKUUUM"
Gua geber motor gua menuju rumahnya levi di jalan gua bertemu dengan kaka-kaka cantik, cantik banget, bajunya ketat gitu, nyeplak lagi. Astaghfirullah, untung aje gua gak nabrak gerobak gara2 ngelamun jorok. Setelah berhalusinasi, akhirnya sampe juga dirumahnya levi, sempet mablang juga gua kelewatan satu rumah hahaha, mungkin ini karena kaka-kaka cantik tadi, Astaghfirullah. Nerawang ya Allah. Astaghfirullah, nyebut fan nyebut, sesampainya di rumah levi kita langsung cabut ke MCD dan pastinya kita rapat bla bla bla gajelas.
OKE KARENA INI ADALAH TULISAN LAMA YANG TANGGUNG JADI GUA LUPA HABIS ITU LANJUTANNYA GIMANA :D
Dan sekarang kita udah punya kehidupan masing-masing. Si Yoda dengan desain grafisnya, Subhan yang sibuk bikin sehat masyarakat, Adi yang jadi bakul sepatu dan kabarnya mau menyusul gua di purwokerto, si Lina yang mukanya makin mirip rumus akuntansi, Yunaz yang... ah gua gatau nih orang di Turki kayak apaan. Levi tercintah yang menurut kabar burung *burungnya siapaah ?* sedang sibuk dengan setumpuk makalahnya, dan terakhir gua orang yang sibuk mencari kesibukan. Tapi sahabat-sahabat gue !! lu pada harus tau sekarang gua udah jadi announcer coy huahahaha. Akhirnya gua berhasil menemukan jati diri gua. Soalnya gua merasa paling bodoh diantara lu semua, kerjaan gua Cuma ganguin kalian rapat, ngelawak-ngelawak jayus (tetep adi yang paling jayus) dan bikin levi kesel HAHAHAHAHAHAHAHAHAHA. Gua sahabat yang paling lancang ya lev, masuk kerumah lu langsung buka kulkas terus ngabisin makanan :D tapi pasti lu bakal susah nyari sahabat kayak gua. Diantara 1 juta manusia Cuma gua yang kayak gitu :D
Gua suka kangen sama kalian kalo lagi main sama temen-temen gua disini. Gua punya temen yang baik-baik dan seru juga disini. Tapi tetep gua selalu menanti-nanti waktunya mudik dan main lagi sama kalian. Kayak kalian udah lebih dari yang namanya sahabat, bisa dibilang kalian itu udah kayak keluarga buat gue dan gue ngerasa kalian itu tempat berbagi kebahagian dan keluh kesah yang paling nyaman didunia setelah twitter :p. Soal Yunaz, gua pengen banget tau perkembangan dia disana kayak apa. Apa dia udah bewokan ? apa dia udah sorbanan ? api dia udah megang tongkat sambil ngangon kambing ? tapi gua selalu yakin sama dia. Karena dia punya segudang senjata rahasia dibalik kediemannya itu.
Akhirnya gua udah cape nulis, walaupun gua Cuma lanjutin tulisan gua setahun yang lalu tapi tetep aja cape, jari gua lemah pliis, gabisa buat ngetik lama-lama, nanti kalo jari aku keseleo gimana ?. kalian mau mijetin jari aku emang ?. gua sebagai seorang sahabat punya harapan yang besar sama kalian. Bukan harapan sih sebenernya lebih kearah impian, impian gua terhadap kita, ketika kita sudah mulai berbasah-basah dengan segala kesibukan kita dan ketika kita mulai berkarir gua hanya ingin kita terus menyambung tali silaturahmi. Jangan sampe putus dan jangan sampe ada yang melupakan persahabatan ini (kayaknya sih gamungkin ada yang lupa). Gua inget pembahasan kita waktu kita buka bersama dan ngumpul terakhir kalinya bertujuh :’) “nanti kalau 20 tahun lagi, kita semua kumpul lagi di tempat ini, sambil membawa pasangan dan menggendong anak masing-masing, lalu kita tertawa bersama bercanda bersama lagi, main UNO bareng lagi, dan kita semua sudah dalam keadaan yang mapan. Amin J soal rencana usaha kita, sebetulnya sampe sekarang ini pun gue belum nabung barang serupiah pun, tapi pasti gua bakalan nabung kalo gue udah mulai pinter megang duitnya hehehe. Semangat terus sahabt-sahabatku, jalanin apa yang kalian yakinin, kejar cita-cita kalian, jadikan persahabatan ini sebagai sebuah motivasi buat kita, semoga kita semua bisa jadi yang terbaik :)
Purwokerto, 16 Juni 2013

Sahabat kalian yang tertampan, Hanifan Satria :D

Rabu, 12 Juni 2013

Awal Dari Sebuah Cerita Baru

                Berangkat dari impian, gairah, dan cita-cita, akhirnya mengantarkan aku pada sebuah jenjang dimana aku semakin yakin dengan apa yang aku jalanin. Menjadi seorang radio announcer merupakan impianku sejak lama. Berawal dari kebiasaan si mbak (pembantu rumah tangga) yang hobi dengerin siaran radio bikin aku jadi ikut-ikutan dan mulai suka dengan siaran radio hingga akhirnya membuatku tertarik sama dunia radio dan ingin berbasah-basah disana. Oh iya aku Hanifan Satria yang punya nama baru alias nama udara Deri Prakasa.
            
Sebagai seorang mahasiswa jurusan ilmu komunikasi tentunya membutuhkan kemampuan public speaking yang baik dan itu yang membuat aku tidak berpikir dua kali ketika dafi (stasion manager) ngajak buat siaran di Bhinneka Radio, sebuah stasiun radio yang dinaungi oleh komunitas yang bergerak dibidang pemberdayaan masyarakat Bhinneka Ceria. Sebelumnya aku udah pernah denger soal komunitas ini, yang terlihat diluar sih Bhinneka Ceria itu Cuma kaya komunitas buat ngajar anak kecil di desa-desa dan ternyata setelah melihat secara langsung ternyata komunitas ini punya misi utama yaitu pemberdayaan masyarakat desa. Aku pernah ke desa binaan dari Bhinneka Ceria yaitu Desa Cumbut di Purbalingga, dan ternyata kehadiran dari Bhinneka Ceria membawa perubahan yang sangat membantu warga desa.
            
Membahas soal pemberdayaan, aku juga merasa telah diberdayakan oleh Bhinneka Ceria. Dengan adanya Bhinneka Radio ini membuat seorang Hanifan Satria bergerak untuk mengejar cita-citanya dan menjalani hidup sesuai dengan passion yang aku punya. Gak Cuma itu aja yang aku dapet dari sini, banyak hal yang menambah motivasi aku dalam mengejar impianku. Salah satunya adalah kedatangan seorang Zulfahmi Anky, mentor kami semua para crew dari Bhinneka Radio yang berasal dari Fiesta radio sebuah radio kampus UNS di Solo. Banyak ilmu yang ditularkan oleh seorang Fahmi, mulai dari tekhnik vokal, pembuatan script, mixering hingga manajemen radio. Dari semua ilmu yang ditularkan oleh Fahmi tadi membuat aku semakin yakin kalo dunia radio ini adalah dunianya seorang Hanifan Satria.
           
Dalam berproses membangun Bhinneka Radio ini pastinya aku dikelilingi oleh orang-orang hebat yang memang punya passion di dunia radio. Selain aku ada 11 orang pasukan pionir yang sedang berproses di Bhinneka Radio, ada Agum sang komisaris, Dafi temen sekosan yang jadi stasion manager, Gara dan Galuh temen main satu kelas, ada erlin, fitria, ete, akbar, yuli, ayu, dan fetty. Mereka ini memang orang yang total dalam berproses dan juga punya semangat buat membawa Bhinneka Radio selalu mengudara. Mereka menjadi motivasi aku dalam meningkatkan konsistensi dan totalitas di Bhinneka Radio.
           
Kami semua di Bhinneka Radio berangkat dari latar belakang yang sangat buta sekali akan dunia persiaran. Namun dengan semangat dan juga totalitas yang kami punya kami rela mengorbankan waktu, pikiran dan tenaga untuk belajar demi sebuah output yaitu kualitas siaran Bhinneka Radio agar bisa menjadi penggugah kesadaran hidup bermasyarakat dan juga sebagai sarana pendidikan yang menghibur bagi semua pendengar kami atau yang biasa kami sebut dengan panggilan Brayan Bhincer. Pada awalnya memang sulit untuk menjadi total dalam berproses di sini, banyak persoalan seperti membagi prioritas antara akademis, radio, dan juga organisasi lain yang dimiliki oleh setiap crew Bhinneka Radio. Namun seiring berjalannya waktu dan dilandasi dengan komitmen yang kuat kami semua bisa mengatasi hal itu.
           
Ada proses, ada juga sebuah harapan atau mungkin impian yang aku punya untuk Bhinneka Radio. Aku berharap semoga Bhinneka Radio ini tetap terus mengudara dan semoga seiring berjalannya waktu, radio ini menjadi lebih profesional dari sekarang. Juga semangat dari para crew Bhinneka Radio tetap terjaga sampai radio ini menjadi radio yang dikenal baik oleh masyarakat dan punya pendengar tetap yang selalu merelakan waktunya untuk streamingan di radio.bhinnekaceria.com. dan yang terakhir adalah sebuah harapan dari keegoisan seorang Hanifan Satria yaitu ketika sudah berproses di Bhinneka Radio, harapannya Bhinneka Radio ini bisa menjadi sebuah batu loncatan bagi aku untuk terus bekecimpung didunia entertain khususnya di dunia radio ini.
            
Selama masih ada tenaga, selama akal masih bisa berfungsi dan selama mulut masih bisa bersuara aku akan terus berproses sampai harapan-harapan yang aku tulis tadi tercapai. Aku juga mau mengucapkan terima kasih buat Bhinneka Ceria yang sudah membantu aku menemukan jalan hidupku yang selama ini luntang-lantung karena Cuma kebanyakan mikir tanpa ada gerakan yang nyata. Sebuah pelajaran berharga yang aku dapatkan setelah berproses di Bhinneka Radio adalah, Jalani hidup kita sesuai dengan apa yang menjadi gairah kita, karena disitu merupakan pintu gerbang kita untuk menggapai semua cita-cita kita. Jangan pernah takut untuk memulai sesuatu yang baru, berusahalah keluar dari zona nyaman, berfikirlah out of the box karena itu yang akan membuat kita berbeda dari orang lain.




Wanita dibalik Seorang Pria

            Sosok wanita adalah sosok yang berpengaruh dalam kehidupan dibalik layar seorang laki-laki. Banyak yang bilang kalo gak ada wanita di dunia ini laki-laki bukan apa-apa. Dalam hidupku ada wanita yang menjadi sumber semangatku. Adalah Ibuku, sesosok wanita berwajah hitam manis yang memiliki andeng-andeng dibawah matanya. Aku ini anak yang bandel, semakin dilarang semakin pengen aku buat berontak. Ibu pernah bilang “le jangan pacaran belum waktunya kamu mikirin yang kayak gitu” eh malah aku pacaran sekarang, maaf ya bu J.
            

Ibu ini ibarat media, kalo media punya fungsi kontrol terhadap pemerintahan dan masyarakat, kalo ibu ini punya fungsi kontrol terhadap seorang Hanifan Satria dan adik-adiknya. Ibuku ini orangnya bawel banget, waktu masih SMA dulu aku sering banget ditelponin gara-gara kebanyakan main. Sebetulnya sih bukan main, aku lagi ada kegiatan disekolah yang mengharuskanku buat pulang malem. Tapi pada akhirnya seorang Ibu selalu pengertian terhadap anaknya, Ibuku memberi izin buat pulang telat walaupun dengan agak kesal. Disetiap akhir dari percakapan kita ditelepon, Ibu pasti ngomong kayak gini “Jangan lupa solat yah le !” kalimat ini punya power yang sangat besar kalo dibandingin sama ucapan dari pacar “aku sayang banget sama kamu” kalimat tadi gak berguna kalo suatu saat pacar kamu ninggalin kamu. Tapi peringatan untuk solat dari seorang Ibu akan jadi penyelamatmu di akhirat nanti. Sungguh “so sweet”.
           
Kebawelan Ibu itu bawel yang ngangenin juga ternyata, setelah tinggal di perantauan dan jauh dari Ibu aku jadi suka kangen dibawelin. Gak ada yang nyuruh-nyuruh aku makan, gak ada yang nyuruh-nyuruh aku mandi (kalo kata ibu aku itu takut air sampe jarang mandi), gak ada yang nyuruh aku ngurusi adeku, dan semacamnya. Disini juga aku jadi bandel, sering pulang malem nongkong-nongkrong gak jelas makanya kadang-kadang suka kangen kalo lagi main terus disuruh pulang sama ibu. Tapi justru dengan kesendirianku di sini membuat aku semakin sadar akan yang namanya prioritas, semakin ngerti mana yang harus didahulukan dan mana yang harus ditinggalkan dan aku juga harus tetap mandiri tanpa ibu yang selalu bawel.
            

Sekarang hanip udah nemu apa yang hanip suka loh bu, iya hanip sekarang udah mulai berkecimpung diunia radio, kalo kata ibu aku emang pas berkecimpung didunia ini karena aku banyak omong alias cerewet. Untuk soal ini hanip gamau banyak minta ke ibu, hanip Cuma minta didukung dan didoakan semoga hanip bisa sukses didunia yang lagi hanip jalanin sekarang ya bu J.

            

Hari ini tanggal 12 juni 2013, alhamdulillah aku masih inget ulang tahunnya ibu hahaha. Terimakasih telah menjadi seorang ibu yang sangat baik unuk anak-anaknya, semoga panjang umur dan selalu diberi kesehatan oleh Allah Swt. Semoga bisa menaikan uang jajan bulanan anaknya hehehe. Maaf hanif gak bisa ngasih apa-apa di hari ulang tahun ibu. Mungkin lewat tulisan ini sedikit merepresentasikan rasa sayang seorang anak terhadap ibunya J. Happy Birthday my beloved mom J